PERGESERAN ORIENTASI NILAI TRADISIONAL MENUJU TATANAN MODERNITAS PADA MASYARAKAT PINGGIRAN IBUKOTA

Authors

  • Hendri Prasetya Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

DOI:

https://doi.org/10.32509/wacana.v17i1.509

Keywords:

komunikasi pembangunan, budaya, nilai-nilai tradisional

Abstract

Dalam pembangunan, perubahan yang terjadi sering hanya sebatas masuknya berbagai artefak modernitas ke dalam kehidupan masyarakat, tanpa skala prioritas kebutuhan dan kesiapan yang memadai. Perubahan tanpa konsepsi dan arah tujuan yang jelas kerap kali hanya menyisakan residu negatif dari pergerakan dinamika sosial yang kerap kali kembali terbebankan pada golongan masyarakat yang tidak mampu dalam mengikuti dinamika sosial tersebut. Sebagai salah satu hasil penelitian, tulisan ini memberikan gambaran dinamika pergeseran nilai-nilai lokal dan tradisional masyarakat pinggiran ibu kota yang bergerak ke arah modernitas yang justru banyak memberikan kenyataan yang timpang, hilangnya potensi lokal dan modal ekonomi sosial yang terbengkalai. Penelitian ini melihat perubahan Kognisi Masyarakat sebuah desa di Kec. Parung, Bogor dalam menghadapi perubahan nilai-nilai tradisional menunju nilai-nilai modernitas dan bagaimana aspek-aspek kebudayaan dan tradisi yang bertarung diantara nilai-nilai sosial baru yang masuk ke wilayahnya dalam komunikasi pembangunan.

References

Fakih, Mansour. 2009. Runtuhnya Teori Pembangunan dan Globalisasi. Yogjakarta: Insistpress.

Harun, Rochajat. Ardianto, Elvinaro. 2012. Komunikasi Pembangunan Perubahan Sosial. Bandung: Rajawali Pers.

Irwan, Abdullah. 2006. Konstruksi dan Reproduksi Kebudayaan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Nasution. Zulkarimen. 2009. Komunikasi Pembangunan Pengenalan Teori Dan Penerapan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Rosyadi, Slamet. 2010. Paradigma Baru Manajemen Pembangunan. Yogyakarta. Gava Media

Soekanto, Soerjono. 2009. Sosiologi suatu pengantar Edisi baru-4. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada,

Trijono, Lambang. 2007. Pembangunan Sebagai Perdamaian. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2018-07-28

Issue

Section

Articles