Analisis Resepsi Konsumen terhadap Fitur Website Shopee Fashion
Keywords:
Resepsi Konsumen, E-Commerce, Shopee, Periklanan, Pemasaran FashionAbstract
Penelitian ini menganalisis resepsi konsumen terhadap aplikasi website Shopee Fashion dengan menggunakan Teori Resepsi Stuart Hall. Pertumbuhan belanja online di Indonesia, terutama melalui Shopee, telah mempengaruhi perilaku pembelian, khususnya di kalangan pengguna perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme, berfokus pada proses encoding dan decoding konten visual, teks, dan audiovisual yang ditampilkan dalam platform Shopee. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan dari latar belakang demografis yang beragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen merespons iklan fashion online dalam tiga kategori resepsi: Dominan (menerima dan terlibat aktif), Negosiasi (menerima sebagian), dan Oposisi (menolak isi pesan). Respons ini dipengaruhi oleh faktor individu seperti pengalaman, pendidikan, dan konteks sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya penyajian produk yang jelas, fitur interaktif, serta kepercayaan pengguna dalam membentuk perilaku konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap bidang periklanan dan pemasaran digital dengan menawarkan wawasan mengenai cara konsumen menafsirkan konten e-commerce dan dampaknya terhadap keputusan pembelian.References
Abdullah Kamal, S. S. L. B. (2019). Research Paradigm and the Philosophical Foundations of a Qualitative Study. PEOPLE: International Journal of Social Sciences, 4(3), 1386–1394. https://doi.org/10.20319/pijss.2019.43.13861394
Andrea Lidwina. (2021). Survei: 80% Ibu Indonesia Paling Sering Belanja Online di Shopee. 1 Agustus, 1–3.
Bock, M. A. (2023). Visual media literacy and ethics: Images as affordances in the digital public sphere. First Monday, 28(7). https://doi.org/10.5210/fm.v28i7.13233
Campbell, S. W. (2020). Cutting the cord: Social and scholarly revolutions as CMC goes mobile. Journal of Computer-Mediated Communication, 25(1), 101–110. https://doi.org/10.1093/jcmc/zmz021
Dittya Ayu, & Rajagukguk, S. (2022). Analisis Resepsi Khalayak Pada Aplikasi Peduli Lindungi Di Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Netnografi Komunikasi, 1(1), 38–47. https://doi.org/10.59408/netnografi.v1i1.6
Fataya, D. A. C. (2021). Pengaruh Green Perceived Value terhadap Green Awareness dan Green Satisfaction dimoderasi oleh Gender (Studi Kasus Konsumen Produk Tisu Tessa). STIE YKPN Yogyakarta.
Hall, S. (1973). Encoding and Decoding in the Television Discourse. Centre for Cultural Studies, University of Birmingham.
Lim, Y. J., Osman, A., Salahuddin, S. N., Romle, A. R., & Abdullah, S. (2016). Factors influencing online shopping behavior: The mediating role of purchase intention. Procedia Economics and Finance, 35, 401–410. https://doi.org/10.1016/S2212-5671(16)00050-2
Osman, A., Othman, Y. H., Salahudin, S. N., & Abdullah, M. S. (2016). The awareness and implementation of green concepts in marketing mix: A case of Malaysia. Procedia Economics and Finance, 35, 428–433. https://doi.org/10.1016/S2212-5671(16)00053-8
Ram, J., & Sun, S. (2020). Business benefits of online-to-offline ecommerce: A theory driven perspective. Journal of Innovation Economics and Management, 33(3), 135–162. https://doi.org/10.3917/jie.033.0135
Tran, L. T. T. (2021). Managing the effectiveness of e-commerce platforms in a pandemic. Journal of Retailing and Consumer Services, 58(September 2020), 102287. https://doi.org/10.1016/j.jretconser.2020.102287